Struktur data merupakan salah satu konsep paling penting dalam pemrograman Python. Dengan memahami struktur data, kamu dapat menyimpan, mengelola, dan memanipulasi data dengan efisien. Dalam artikel ini, kita akan membahas konsep dasar struktur data Python sekaligus menguji pengetahuanmu melalui mini quiz interaktif.
Apa Itu Struktur Data?
Struktur data adalah cara untuk menyusun dan mengatur data agar dapat digunakan secara efektif. Python memiliki beberapa struktur data bawaan yang sering digunakan dalam pengembangan program, di antaranya:
- List – untuk menyimpan kumpulan item yang dapat diubah.
- Tuple – mirip dengan list, tapi bersifat tetap (immutable).
- Set – untuk menyimpan elemen unik tanpa urutan.
- Dictionary – untuk menyimpan pasangan key-value.
1. Struktur Data List
List digunakan untuk menyimpan banyak nilai dalam satu variabel. Nilai di dalam list dapat berupa tipe data apapun dan bisa diubah kapan saja.
# Contoh penggunaan list
buah = ["apel", "jeruk", "mangga"]
buah.append("pisang")
print(buah)
Output:
['apel', 'jeruk', 'mangga', 'pisang']
Kamu dapat menambahkan item baru menggunakan append() atau menghapus item dengan remove().
2. Struktur Data Tuple
Tuple mirip seperti list, tetapi nilainya tidak dapat diubah (immutable). Biasanya digunakan untuk data yang tidak boleh dimodifikasi.
# Contoh tuple
koordinat = (10, 20)
print("X:", koordinat[0])
print("Y:", koordinat[1])
Tuple juga mendukung pengindeksan, namun tidak mendukung metode seperti append() atau remove().
3. Struktur Data Set
Set digunakan untuk menyimpan data yang bersifat unik, tanpa duplikasi elemen. Struktur ini cocok digunakan saat kamu ingin memastikan tidak ada nilai yang berulang.
# Contoh set
angka = {1, 2, 3, 3, 2}
print(angka) # Outputnya hanya menampilkan nilai unik
Set juga mendukung operasi seperti union(), intersection(), dan difference() untuk menghitung irisan atau gabungan antar set.
4. Struktur Data Dictionary
Dictionary menyimpan data dalam bentuk pasangan key dan value. Struktur ini sangat berguna untuk membuat data yang mudah diakses berdasarkan kunci unik.
# Contoh dictionary
siswa = {
"nama": "Andi",
"umur": 17,
"kelas": "12 IPA"
}
print(siswa["nama"])
Output:
Andi
Kamu dapat menambahkan data baru menggunakan sintaks seperti siswa["alamat"] = "Bandung".
Mini Quiz: Uji Pemahaman Struktur Data Python
Sekarang saatnya kamu mencoba menjawab beberapa pertanyaan mini quiz sederhana di bawah ini. Cobalah pikirkan jawabannya sebelum melihat hasil output-nya!
Pertanyaan 1:
data = [10, 20, 30] data[1] = 99 print(data)
Apa output yang dihasilkan?
Jawaban: [10, 99, 30] karena list bersifat mutable.
Pertanyaan 2:
angka = (1, 2, 3) angka[0] = 10
Apa yang terjadi?
Jawaban: Akan muncul error TypeError karena tuple tidak dapat diubah.
Pertanyaan 3:
buah = {"apel", "apel", "jeruk"}
print(buah)
Output:{'apel', 'jeruk'} — Set akan otomatis menghapus elemen duplikat.
Pertanyaan 4:
siswa = {"nama": "Rani", "kelas": "10 IPS"}
print(siswa.get("umur", "Belum ada data"))
Output:Belum ada data — karena key “umur” tidak ditemukan.
Kesimpulan
Struktur data di Python sangat penting untuk mengatur data secara efisien.
Mulai dari list yang fleksibel, tuple yang aman dari perubahan, set untuk data unik, hingga dictionary untuk pasangan kunci-nilai yang cepat diakses.
Dengan mempelajari dan memahami perbedaan antara keempat struktur data utama ini, kamu akan semakin mahir dalam mengelola data dan membangun aplikasi Python yang lebih efisien.
Semoga mini quiz ini membantu kamu mengingat kembali dasar-dasar penting dalam struktur data Python! 🚀