Setelah sebelumnya kita mempelajari tentang tuple di Python, kini kita akan melanjutkan pembahasan ke salah satu struktur data paling penting dan sering digunakan dalam pemrograman Python, yaitu Dictionary. Dalam bahasa sederhana, dictionary di Python berfungsi untuk menyimpan data dalam bentuk pasangan key dan value.
Jika kamu pernah menggunakan kamus dalam kehidupan nyata — misalnya mencari arti kata “Python” dan mendapatkan penjelasan — maka konsep dictionary di Python sangat mirip. Di sini, key adalah kata yang dicari, sedangkan value adalah arti atau nilainya.
Apa Itu Dictionary di Python?
Dictionary merupakan tipe data bawaan Python yang digunakan untuk menyimpan data dalam bentuk pasangan key: value. Berbeda dengan list atau tuple yang menggunakan indeks angka, dictionary menggunakan key sebagai pengenal unik untuk setiap item.
# Contoh dictionary sederhana
mahasiswa = {
"nama": "Rafi",
"umur": 21,
"jurusan": "Teknik Informatika"
}
print(mahasiswa)
Hasil output:
{'nama': 'Rafi', 'umur': 21, 'jurusan': 'Teknik Informatika'}
Pada contoh di atas, nama, umur, dan jurusan merupakan key, sedangkan "Rafi", 21, dan "Teknik Informatika" adalah value.
Cara Membuat Dictionary di Python
Dictionary bisa dibuat dengan tanda kurung kurawal {} dan dipisahkan dengan tanda titik dua : antara key dan value.
# Membuat dictionary kosong
data = {}
# Membuat dictionary dengan data
buah = {
"apel": 10,
"pisang": 5,
"jeruk": 8
}
Mengakses Data Dictionary
Untuk mengakses nilai dari sebuah dictionary, kita dapat menggunakan nama key-nya di dalam tanda kurung siku [] atau menggunakan method get().
# Mengakses value menggunakan key
print(buah["apel"]) # Output: 10
# Mengakses value menggunakan get()
print(buah.get("pisang")) # Output: 5
Jika key tidak ditemukan, penggunaan [] akan menyebabkan error, sedangkan get() akan mengembalikan None.
Menambahkan dan Mengubah Item di Dictionary
Untuk menambahkan data baru, cukup gunakan key baru dengan assignment operator (=). Jika key sudah ada, maka nilainya akan diperbarui.
buah["mangga"] = 12 buah["apel"] = 15 print(buah)
Output:
{'apel': 15, 'pisang': 5, 'jeruk': 8, 'mangga': 12}
Menghapus Item dari Dictionary
Ada beberapa cara untuk menghapus item dari dictionary:
# Menghapus item dengan del
del buah["pisang"]
# Menghapus item dengan pop()
buah.pop("jeruk")
# Menghapus semua item
buah.clear()
Iterasi (Perulangan) pada Dictionary
Kamu bisa melakukan perulangan pada dictionary menggunakan perintah for. Kamu bisa memilih untuk menampilkan key saja, value saja, atau keduanya.
buah = {"apel": 10, "jeruk": 8, "mangga": 12}
# Loop menampilkan key
for key in buah:
print(key)
# Loop menampilkan value
for value in buah.values():
print(value)
# Loop menampilkan key dan value
for key, value in buah.items():
print(key, ":", value)
Nested Dictionary (Dictionary Bersarang)
Dictionary juga bisa menyimpan dictionary lain di dalamnya. Ini disebut nested dictionary, dan sering digunakan untuk struktur data yang lebih kompleks.
mahasiswa = {
"mhs1": {"nama": "Rafi", "umur": 21},
"mhs2": {"nama": "Lina", "umur": 22}
}
# Akses nested dictionary
print(mahasiswa["mhs1"]["nama"]) # Output: Rafi
Contoh Kasus: Data Penjualan Bulanan
Misalkan kamu memiliki data penjualan bulanan sebuah toko dan ingin menghitung total pendapatan dari semua produk.
penjualan = {
"Januari": {"sabun": 120, "shampoo": 90, "odol": 60},
"Februari": {"sabun": 100, "shampoo": 110, "odol": 70},
"Maret": {"sabun": 150, "shampoo": 95, "odol": 80}
}
total_sabun = 0
for bulan in penjualan:
total_sabun += penjualan[bulan]["sabun"]
print("Total penjualan sabun selama 3 bulan:", total_sabun)
Output:
Total penjualan sabun selama 3 bulan: 370
Dari contoh di atas, kita dapat melihat bagaimana dictionary dapat digunakan untuk menyimpan dan memproses data yang kompleks dengan cara yang mudah dibaca dan efisien.
Fungsi Built-in untuk Dictionary
Berikut adalah beberapa fungsi penting yang sering digunakan dalam dictionary Python:
len(dictionary)→ Mengembalikan jumlah itemdictionary.keys()→ Mengembalikan daftar semua keydictionary.values()→ Mengembalikan daftar semua valuedictionary.items()→ Mengembalikan pasangan key-valuedictionary.copy()→ Mengembalikan salinan dictionary
data = {"a": 1, "b": 2, "c": 3}
print(len(data)) # 3
print(data.keys()) # dict_keys(['a', 'b', 'c'])
print(data.values()) # dict_values([1, 2, 3])
print(data.items()) # dict_items([('a', 1), ('b', 2), ('c', 3)])
Kesimpulan
Dictionary adalah struktur data yang sangat fleksibel dan efisien untuk menyimpan data berpasangan. Dengan memahami konsep key dan value, kamu dapat mengelola data dengan lebih mudah, cepat, dan rapi. Baik untuk keperluan data sederhana seperti biodata, maupun kompleks seperti analisis penjualan, dictionary di Python adalah alat yang sangat berguna.