free page hit counter
24

Struktur If, Elif, Else dalam Bahasa Python

Dalam pemrograman Python, pengambilan keputusan adalah salah satu konsep penting yang memungkinkan program untuk mengeksekusi blok kode tertentu berdasarkan kondisi…

Dalam pemrograman Python, pengambilan keputusan adalah salah satu konsep penting yang memungkinkan program untuk mengeksekusi blok kode tertentu berdasarkan kondisi yang diberikan. Struktur if, elif, dan else merupakan pondasi dasar dari logika pemrograman yang digunakan hampir di setiap program. Dengan memahami struktur ini, kamu dapat membuat program yang mampu “berpikir” dan mengambil keputusan secara otomatis.

Apa Itu Struktur If, Elif, Else di Python?

Struktur if digunakan untuk mengevaluasi suatu kondisi. Jika kondisi bernilai True, maka blok kode di dalam if akan dijalankan. Jika tidak, maka program akan melanjutkan ke bagian elif (jika ada) atau else.

Struktur dasarnya seperti berikut:

if kondisi:
    # blok kode jika kondisi bernilai True
elif kondisi_lain:
    # blok kode jika kondisi pertama False, tapi kondisi_lain True
else:
    # blok kode jika semua kondisi False

Penjelasan Bagian-Bagian Struktur

  • if: digunakan untuk memeriksa suatu kondisi.
  • elif: singkatan dari “else if”, digunakan jika kamu ingin memeriksa lebih dari satu kondisi.
  • else: dijalankan ketika semua kondisi sebelumnya bernilai False.

Contoh Sederhana Struktur If

Contoh berikut menampilkan pesan jika seseorang sudah cukup umur untuk mengemudi:

umur = 18

if umur >= 17:
    print("Kamu sudah cukup umur untuk mengemudi.")

Pada contoh di atas, program akan menampilkan pesan karena kondisi umur >= 17 bernilai True.

Contoh If-Else dalam Python

Tambahkan blok else jika kamu ingin menangani kondisi ketika pernyataan if bernilai False.

umur = 15

if umur >= 17:
    print("Kamu sudah cukup umur untuk mengemudi.")
else:
    print("Maaf, kamu belum cukup umur untuk mengemudi.")

Karena variabel umur bernilai 15, maka kondisi umur >= 17 adalah False. Oleh karena itu, program akan menjalankan bagian else.

Contoh If, Elif, dan Else

Gunakan elif jika kamu perlu memeriksa lebih dari satu kondisi. Contoh berikut mengevaluasi nilai ujian dan memberikan hasilnya:

nilai = 85

if nilai >= 90:
    print("Nilai kamu A")
elif nilai >= 80:
    print("Nilai kamu B")
elif nilai >= 70:
    print("Nilai kamu C")
else:
    print("Nilai kamu D, perlu belajar lebih giat lagi!")

Program akan memeriksa kondisi dari atas ke bawah. Jika salah satu kondisi terpenuhi, maka blok kode di bawahnya akan dijalankan dan program tidak melanjutkan ke kondisi berikutnya. Pada contoh di atas, output-nya adalah:

Nilai kamu B

Contoh Kasus: Program Cek Cuaca

Berikut contoh penerapan if, elif, else untuk menentukan aktivitas berdasarkan cuaca.

cuaca = "mendung"

if cuaca == "cerah":
    print("Bagus! Saatnya jalan-jalan ke taman.")
elif cuaca == "mendung":
    print("Sebaiknya bawa payung, bisa jadi hujan.")
elif cuaca == "hujan":
    print("Tetap di rumah aja sambil minum teh hangat.")
else:
    print("Kondisi cuaca tidak diketahui.")

Jika variabel cuaca berisi “mendung”, maka output-nya adalah:

Sebaiknya bawa payung, bisa jadi hujan.

Struktur Bersarang (Nested If)

Kamu juga bisa menempatkan struktur if di dalam if lainnya. Ini disebut nested if.

umur = 20
memiliki_sim = True

if umur >= 17:
    if memiliki_sim:
        print("Kamu boleh mengemudi.")
    else:
        print("Kamu harus memiliki SIM terlebih dahulu.")
else:
    print("Kamu belum cukup umur untuk mengemudi.")

Pada contoh di atas, program akan memeriksa dua kondisi: apakah umur mencukupi dan apakah sudah memiliki SIM. Kedua kondisi harus benar agar bisa menjalankan perintah mengemudi.

Tips Menggunakan If, Elif, Else Secara Efisien

  1. Gunakan urutan kondisi dari yang paling spesifik ke yang umum.
  2. Hindari terlalu banyak elif jika logika bisa disederhanakan.
  3. Gunakan operator logika seperti and, or, dan not untuk menggabungkan beberapa kondisi.

Contoh Operator Logika

umur = 25
punya_sim = True

if umur >= 17 and punya_sim:
    print("Kamu boleh mengemudi.")
else:
    print("Kamu tidak bisa mengemudi.")

Kesimpulan

Struktur if, elif, else di Python adalah elemen penting yang harus kamu kuasai di tahap awal belajar pemrograman. Dengan memahami logika percabangan ini, kamu dapat membuat program yang lebih cerdas, dinamis, dan interaktif. Contohnya bisa digunakan untuk sistem penilaian, kontrol akses, hingga aplikasi dengan banyak kondisi logis.

Mulailah berlatih membuat berbagai skenario menggunakan struktur if sederhana hingga kompleks. Semakin sering kamu mencoba, semakin cepat pula kamu memahami alur logika program Python.

rysasahrial@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *