Dalam dunia pemrograman Python, error atau kesalahan adalah hal yang pasti terjadi, terutama bagi pemula. Error muncul ketika interpreter Python tidak dapat memahami atau menjalankan kode dengan benar. Memahami jenis-jenis error umum sangat penting agar kamu dapat memperbaikinya dengan cepat dan menulis program yang lebih efisien. Artikel ini akan membahas jenis error umum di Python beserta contoh kasus dan cara mengatasinya.
1. SyntaxError
SyntaxError terjadi ketika Python menemukan kesalahan pada penulisan sintaks kode, misalnya tanda kurung yang hilang, titik dua (:) yang lupa, atau penempatan indentasi yang salah.
Contoh kasus:
# Contoh SyntaxError
if True
print("Halo Python!")
Penjelasan: Pada contoh di atas, setelah if True seharusnya ada tanda titik dua (:). Python akan menampilkan pesan seperti:
SyntaxError: expected ':'
Cara memperbaiki:
# Perbaikan SyntaxError
if True:
print("Halo Python!")
2. IndentationError
Python menggunakan indentasi (spasi atau tab) untuk menandai blok kode. Kesalahan indentasi sering terjadi ketika baris kode tidak sejajar dengan benar.
Contoh kasus:
def salam():
print("Halo Dunia")
Pesan error:
IndentationError: expected an indented block
Cara memperbaiki:
def salam():
print("Halo Dunia")
Tips: Gunakan 4 spasi per indentasi agar konsisten dan hindari mencampur spasi dengan tab.
3. NameError
NameError terjadi ketika kamu mencoba menggunakan variabel atau fungsi yang belum didefinisikan.
Contoh kasus:
print(pesan)
Pesan error:
NameError: name 'pesan' is not defined
Cara memperbaiki:
pesan = "Halo Dunia" print(pesan)
4. TypeError
TypeError terjadi ketika kamu melakukan operasi pada dua tipe data yang tidak sesuai, misalnya menambahkan angka dengan string.
Contoh kasus:
angka = 5 teks = "lima" print(angka + teks)
Pesan error:
TypeError: unsupported operand type(s) for +: 'int' and 'str'
Cara memperbaiki: Gunakan konversi tipe data agar sesuai.
angka = 5 teks = "5" print(angka + int(teks)) # atau str(angka) + teks
5. ValueError
ValueError muncul ketika tipe data benar, tetapi nilainya tidak valid untuk operasi tertentu.
Contoh kasus:
angka = int("Halo")
Pesan error:
ValueError: invalid literal for int() with base 10: 'Halo'
Cara memperbaiki:
teks = "10" angka = int(teks) print(angka)
6. IndexError
IndexError terjadi ketika kamu mencoba mengakses indeks list yang tidak ada.
Contoh kasus:
angka = [1, 2, 3] print(angka[5])
Pesan error:
IndexError: list index out of range
Cara memperbaiki:
angka = [1, 2, 3]
if len(angka) > 5:
print(angka[5])
else:
print("Indeks tidak tersedia.")
7. KeyError
KeyError terjadi pada dictionary ketika kamu mencoba mengakses key yang tidak ada.
Contoh kasus:
data = {"nama": "Rafi", "usia": 20}
print(data["alamat"])
Pesan error:
KeyError: 'alamat'
Cara memperbaiki:
data = {"nama": "Rafi", "usia": 20}
print(data.get("alamat", "Alamat belum diisi"))
8. AttributeError
AttributeError muncul ketika kamu mencoba mengakses atribut atau method yang tidak dimiliki oleh objek tersebut.
Contoh kasus:
teks = "Halo Dunia"
print(teks.append("!"))
Pesan error:
AttributeError: 'str' object has no attribute 'append'
Cara memperbaiki: Gunakan operasi yang sesuai dengan tipe datanya.
teks = "Halo Dunia" print(teks + "!")
9. ZeroDivisionError
ZeroDivisionError muncul ketika kamu mencoba membagi angka dengan nol, yang secara matematis tidak valid.
Contoh kasus:
hasil = 10 / 0
Pesan error:
ZeroDivisionError: division by zero
Cara memperbaiki:
pembilang = 10
penyebut = 0
if penyebut != 0:
hasil = pembilang / penyebut
else:
print("Tidak bisa membagi dengan nol!")
10. ImportError
ImportError terjadi ketika modul yang ingin kamu import tidak ditemukan atau salah penulisannya.
Contoh kasus:
import maths
Pesan error:
ModuleNotFoundError: No module named 'maths'
Cara memperbaiki:
import math print(math.sqrt(25))
Kesimpulan
Kesalahan (error) dalam Python adalah bagian alami dari proses belajar. Dengan memahami jenis error umum di Python seperti SyntaxError, IndentationError, TypeError, hingga ImportError, kamu dapat memperbaikinya dengan cepat dan menulis kode yang lebih bersih. Latihan yang konsisten dan membaca pesan error dengan cermat akan membantu kamu menjadi programmer Python yang lebih baik.
Ingat: Setiap error adalah kesempatan untuk belajar!